tangan yang mesti istirahat

“Yuk berangkat, nanti dokternya keburu pulang,” kata saya. Keinginan leyeh-leyeh pada Sabtu pagi, apa boleh buat, mesti dilawan.

Kafka bergegas mandi. Ia kembali mengenakan kaos favoritnya. Hitam, sudah mulai pudar lantaran terlalu kerap dicuci.

Pada awal tahun pelajaran lalu, para siswa baru diminta bikin papan karton untuk digantung di leher. Lalu ditulisi nama sendiri dan nama idola.

Dia menulis ‘James Owen Sullivan.’

Ibunya langsung pening. Sullivan adalah drummer Avenged Sevenfold yang meninggal dunia di usia muda. Permainannya gahar, tangannya penuh tato.

“Masak di sekolah Islam yang jadi idola dia,” kata Raya. Tapi Kafka ogah mengubah.

Avenged Sevenfold memang band favoritnya. Kalau membuka YouTube, dia sering memutar lagu-lagunya. Havel yang memperkenalkan kelompok musik cadas ini ke adiknya.

Saya hanya tertawa soal Sullivan di papan karton. Asal bukan koruptor atau penjahat HAM yang jadi idola.

Rabu lalu, di sekolah itu, Kafka terpeleset saat berolah raga. Tangan jadi tumpuan ke lantai secara refleks. Sikunya kemudian bermasalah. Sakit jika diluruskan.

Pagi tadi, kami ke dokter ortopedi. Dirontgen. Ada retak sedikit tapi tak sampai geser atau dislokasi. Perasaan lega segera menghampiri.

Untuk seminggu ke depan, Kafka tak boleh menyentuh drum. Tangannya harus istirahat untuk pemulihan. Arm sling jadi teman yang hanya boleh ditanggalkan saat mandi.

Jeda adalah koentji!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *